-->

MANNY PACQUIAO AKHIRNYA DIKALAHKAN TIMOTHY BRADLY


LAS VEGAS, Kompas.com - Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao  akhirnya dikalahkan secara kontroversial oleh  petinju Amerika, Timothy Bradley, Sabtu (Minggu WIB).

Dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter organisasi tinju dunia (WBO)  di MGM Grand Arena, Las Vegas, Pacquiao kalah angka. Tiga hakim memberi angka kemenangan ..tipis buat Bradley.

Pertarungan Pacquiao-Bradley berjalan ketat sejak ronde awal. Bradley yang menjadi underdog  membuktikan dirinya bukan lawan yang mudah dikalahkan.

Ia menunggu Pacquiao menyerang dan melakukan pukulan-pukulan balasan yang cukup merepotkan Pacquiao. Bradley pun dengan cerdik menjaga jarak renggang dengan lawannya.

Di ronde 4, Bradley sempat goyah terkena pukulan keras Pacquiao. Namun ia mampu bertahan dengan melakukan gerak tubuh untuk mengelakkan semua pukulan petinju Filipina tersebut.
Dalam pertarungan ini terlihat sekali Manny Pacquiao memang sudah kehilangan sebagian kemampuan terbaiknya, terutama kecepatan dan stamina. Ia tampak kesulitan mengatasi lawan dengan  kemampuan gerak tubuh yang baik seperti Bradley. Stelah ronde keenam, Pacquiao tidak lagi memiliki pukulan yang menakutkan.(Kompas.com)

JADWAL PIALA EROPA / UERO




21 Juni 2012 - Juara A vs Runner-up B – Kamis 01.45 (I)
22 Juni 2012 - Juara B vs Runner-up A – Jumat 01.45 (II)
23 Juni 2012 - Juara C vs Runner-up D – Sabtu 01.45 (III)
24 Juni 2012 - Juara D vs Runner-up C– Minggu 01.45 (IV)

JADWAL SEMI FINAL EURO 2012 RCTI

27 Juni 2012 - Pemenang I vs Pemenang II – Rabu 01.45 WIB
28 Juni 2012 - Pemenang III vs Pemenang IV – Kamis 01.45 WIB

JADWAL FINAL EURO 2012

 

1 Juli 2012 - Semifinal A vs Semifinal B - Minggu 01.45 WIB

Untuk download jadwal pertandingan piala Eropa/ Uero 2012 secara lengkap dalam format excel silahkan download DISINI....

PSSI Bentuk Dua Timnas Futsal

Jarak antara futsal SEA Games 2011 dan Pra Piala Asia 2012 hanya empat hari.

Timnas futsal Indonesia (ANTARA/Puspa Perwitasari)
 
Badan Tim Futsal Nasional (BFN) PSSI memutuskan untuk membentuk dua tim nasional sekaligus. BFN beralasan, langkah ini diambil mengingat jadwal SEA Games 2011 dan Pra Piala Asia 2012 yang berdekatan.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum Teknik BFN, Justinus Lakhsana, dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Oktober 2011. Justin mengaku pihaknya terpaksa membentuk dua timnas karena jeda futsal SEA Games 2011 dengan Pra Piala Asia 2012 hanya empat hari.

"Futsal di SEA Games akan berlangsung 17-22 November, sedangkan tanggal 24 November kami sudah harus berangkat ke Bangkok untuk Pra Piala Asia. Tanggal 26 sudah pertandingan pertama. Saya yakin tidak bisa berbarengan. Karena persiapannya harus terpisah," ujar Justin.

Diakui Justin, BFN awalnya punya rencana merombak Timnas Futsal SEA Games 2011 karena merupakan bentukan pengurus lama. Namun, niat ini dibatalkan karena persiapan yang dijalani tim besutan Robby Hartono sejak Januari 2011.

Timnas Futsal Pra Piala Asia 2012 sendiri ditangani pelatih Andri Irawan dan hingga saat ini sudah memiliki skuad yang terdiri dari 17 Pemain. Timnas Pra Piala Asia 2012 rencananya akan memulai Training Camp pekan depan.

Meski dua tim yang berbeda, namun Justin menegaskan tidak menutup kemungkinan pemain dari Timnas SEA Games 2011 masuk ke skuad Timnas Pra Piala Asia 2012.

"Tidak menutup kemungkinan. Bisa saya bilang ada sekitar lima pemain yang bisa masuk. Cuma belum tentu semuanya akan berangkat, tergantung seleksi," papar Justin.

Timnas Futsal SEA Games rencananya akan melakukan uji coba ke Jepang pada akhir Oktober 2011, bersamaan dengan Timnas Futsal putri. Sedangkan Timnas Futsal Pra Piala Asia 2012 dijadwalkan beruji coba ke China pada awal November 2011.

Sebelum keberangkatan uji coba tersebut, Timnas Futsal SEA Games dan Timnas Futsal Pra Piala Asia akan tampil dalam sebuah tes event 18-19 Oktober mendatang di GOR POPKI Cibubur, yang juga menjadi venue futsal di SEA Games 2011.

Calon lawan Timnas Futsal SEA Games sendiri baru akan ditentukan pada drawing 18 Oktober mendatang, bersamaan dengan drawing sepakbola lapangan. Sedangkan lawan Timnas Futsal Pra Piala Asia di babak grup adalah Thailand, Filipina dan Myanmar.
(VIVAnews.com)

68 Klub Indonesia Tak Masuk Standar ACL

Mereka telah mendaftar ke PSSI untuk tampil pada kompetisi profesional 2011-12.


Salah satu klub ISL Sriwijaya FC (GOSport/Rasyid Irfandi)

PSSI telah melakukan verifikasi terhadap klub-klub yang akan tampil pada liga profesional musim 2011-2012. Hasilnya, tak satu pun yang sudah menyerahkan dokumen dinyatakan memenuhi standar Liga Champions Asia (ACL).
Sebanyak 68 klub telah mendaftar untuk tampil pada liga profesional yang akan dibentuk oleh PSSI. Mereka terdiri atas 18 klub ISL, 36 klub Divisi Utama, 12 klub Divisi Satu, 1 klub Divisi Dua, dan 1 klub Divisi Tiga.

Tim yang dibentuk PSSI telah melakukan penilaian terhadap klub-klub itu. Hasilnya, tak satupun ternyata yang mampu memenuhi syarat untuk tampil di di Liga Champions Asia (ACL) 2011/12.

Berdasarkan dokumen kelengkapan yang sudah diserahkan masing-masing klub, PSSI menyimpulkan tak satupun yang layak memenuhi kategori klub profesional sesuai standar AFC. Bahkan lebih dari 10 klub liga profesional musim lalu (ISL) diketahui tidak memiliki laporan keuangan yang telah diaudit.

Syarat finansial lainnya berupa deposit partisipasi atau bank garansi juga tidak bisa terpenuhi oleh klub Divisi Utama dan ISL. Yang tercatat menyerahkan, hanya dua klub dari level yang lebih rendah.

Agar tetap memenuhi syarat klub profesional, maka PSSI dan penyelenggara kompetisi, PT Liga Prima Indonesia (LPI), memilih untuk menjamin klub-klub tersebut melalui promisary notes. Selama kompetisi berlangsung, klub-klub diberi waktu untuk menggaet sponsor agar dapat memenuhi persyaratan finansial tersebut.

Adapun persyaratan deposit partisipasi diubah, untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut, "Untuk level satu diturunkan dari Rp5 miliar menjadi Rp3 miliar. Sedangkan untuk level dua ditiadakan," terang Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus, di kantor PSSI, Kamis, 25 Agustus 2011.
"Alasannya untuk mencari alternatif membantu klub. Karena kami dengar mereka kesulitan finansial, maka kami revisi dari Rp5 miliar menjadi Rp3 miliar. Esensinya tidak lain sebagai bekal PSSI untuk negosiasi dengan AFC," kata Sihar. (kd)
(VIVAnew.com)

Sejarah Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Format kompetisi dengan dua wilayah pernah digunakan pada era Liga Indonesia.

Warisan ISL, Persija VS Persipura (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

Mulai musim depan, format kompetisi Indonesia kembali berubah. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin memutuskan untuk merombak total format kompetisi yang sudah berjalan selama ini dan memulainya dari nol.
Hasil kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) dan Divisi Utama musim lalu tidak diakui oleh PSSI. Tim-tim yang seharusnya degradasi dari ISL kini mendapat peluang untuk tampil di kasta tertinggi yang kini disebut dengan Level I.
Liga I akan diikuti oleh 32 klub dan dibagi dalam dua wilayah. Selain berasal dari klub-klub ISL, beberapa penghuni Level I juga berasal dari tim-tim yang sebelumnya berlaga di Divisi Utama namun sudah memiliki badan hukum.
Di kasta kedua, PSSI akan menggelar level II yang diikuti 48 klub dan dibagi dalam 4 grup dengan masing-masing 12 peserta. Karena baru memiliki 34 peserta, PSSI pun membuka lowongan bagi klub-klub asal Divisi Satu.

Ini bukan kali pertama sepak bola Indonesia melakukan perubahan terhadap format kompetisinya. Berikut ini adalah sejarah kompetisi sepak bola di Indonesia.

1931-1994 PerserikatanPada tahun 1931, PSSI membentuk kompetisi sepak bola amatir yang dikenal dengan sebutan Perserikatan. Kompetisi ini melibatkan ratusan klub di Indonesia yang dikelola Pemerintah Daerah dan dibagi menjadi beberapa tingkatan. Juara pertama Perserikatan merupakan VIJ Jakarta yang merupakan cikal bakal Persija Jakarta. Kompetisi ini bertahan hingga musim 1993-94 yang dijuarai Persib Bandung.

1979-1994 GalatamaLiga Sepak Bola Utama (Galatama) merupakan kompetisi semi profesional pertama yang bergulir di Indonesia. Galatama pertama kali diperkenalkan pada musim 1978-79.

Galatama bermain dalam divisi tunggal (kecuali pada musim 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi).  Galatama merupakan pioner kompetisi semi-professional dan professional di Asia selain Liga Hong Kong.

Klub-klub yang berada di kompetisi ini berdiri sendiri dan tidak mengandalkan pendapatan daerah. Meski demikian, minimnya animo penonton membuat Galatama sulit berkembang. Pamor kompetisi ini kalah dengan liga perserikatan yang mengusung fanatisme kedaerahaan.

Juara pertama kompetisi ini adalah Warna Agung. Kompetisi ini berakhir pada musim 1993-94 seiring dibentuknya Liga Indonesia yang merupakan penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama.

1994-2007 Liga IndonesiaPada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, memadukan fanatisme yang ada di perserikatan dan profesionalisme yang dimiliki Galatama. Dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari empat tingkatan yakni Divisi Utama, Divisi I, II, dan III. Tim pertama yang menjuara kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia adalah Persib Bandung. Liga Indonesia beberapa kali mengalami pergantian format dan jumlah peserta.

Berikut format Liga Indonesia sejak musim 1994-95Musim 1994-95: 34 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1995-96: 31 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1996-97: 33 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, Timur
Musim 1997-98: 31 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Kompetisi dihentikan karena situasi politik dan ekonomi di Indonesia tidak memungkinkan melanjutkan kompetisi
Musim 1998-99: 28 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Masing-masing wilayah dibagi menjadi 2 grup
Musim 1999-00: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2001: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2002: 24 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2003: 20 tim, satu wilayah
Musim 2004: 18 tim, satu wilayah
Musim 2005: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2006: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2007-08: 36 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur. Kompetisi berjalan tidak sesuai waktu yang direncanakan. Dimulai pada 10 Februari 2007 dan berakhir 10 Februari 2008.

2008-2011 Indonesia Super League (ISL)Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Indonesia Super League (ISL) sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi kasta tertinggi. PSSI melakukan seleksi ketat bagi tim-tim yang akan berpartisipasi di ISL, meliputi standar stadion, aspek finansial, dan profesionalitas.
Kompetisi ISL sukses diselenggarakan selama 3 tiga musim, yakni musim 2008-09, 2009-10, dan 2010-11, dan rutin diikuti 18 klub dalam satu wilayah. Masalah terjadi pada musim 2008-09 saat muncul Liga Primer Indonesia (LPI) dan tiga tim (Persema Malang, Persibo, Bojonegoro, PSM Makassar) memutuskan membelot di tengah jalan. Namun kompetisi tetap berjalan dan diikuti 15 klub. Persipura menjadi tim yang paling banyak meraih gelar pada kompetisi ini. Mutiara Hitam setidaknya dua kali mengangkat torfi juara, yakni 2008/09 dan 2010/11. Sedangkan Arema FC merebut gelar juara 2009/10.

2011 Liga Primer Indonesia (LPI)Pada 8 Januari 2011 LPI diselenggarakan oleh Konsorsium PT Liga Primer Indonesia yang dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro. LPI tidak berafiliasi dengan PSSI, sehingga menjadi ajang tandingan terhadap Liga Super Indonesia (ISL) yang diselenggarakan oleh PSSI.
Kompetisi ini diikuti oleh 19 klub yang tidak tergantung pada dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) namun mengandalkan dana bantuan dari konsorsium.
FIFA sempat menganggap LPI sebagai breakaway league. Namun Seiring dengan kisruh di tubuh PSSI dan dibentuknya Komite Normalisasi (KN) PSSI oleh FIFA, KN kemudian memutuskan untuk mengakui secara resmi LPI sebagai liga yg berjalan di bawah pengawasan PSSI.

LPI hanya menyelesaikan putaran pertama saja. Selanjutnya, klub-klub LPI mencoba masuk ke kompetisi resmi PSSI melalui jalur merger dengan klub-klub yang selama ini telah menjadi anggota resmi PSSI.

2011 Liga ProKomite Kompetisi PSSI telah memutuskan untuk membagi liga profesional musim depan menjadi dua level. Level I dihuni oleh 32 tim yang akan dibagi dalam dua wilayah, sedangkan level II dihuni 48 tim yang dibagi 4 grup.
Menurut Ketua Komite Kompetisi, Sihar Sitorus, tim-tim yang akan bertanding di level I terdiri atas 18 klub warisan Liga Super Indonesia (ISL) plus 14 klub yang memiliki badan hukum berupa perseoran terbatas (PT).
(VIVAnew.com)

Calon Lawan Indonesia Ganti Pelatih

Lazaroni merupakan pelatih ketiga timnas Qatar sepanjang 2011.

Sebastiao Lazaroni (alarabiya.net)

Salah satu calon lawan Indonesia di putaran III Pra Piala Dunia 2014 zona Asia, Qatar, melakukan pergantian pelatih. Asosiasi Sepakbola Qatar (QFA) memutuskan untuk mendepak Milovan Rajevac dan menunjuk pelatih asal Brasil, Sebastiao Larazoni.

Keinginan QFA untuk mengganti Rajevac sudah muncul sejak hasil buruk yang diterima tim berjuluk Annabi tersebut di sejumlah pertandingan. Termasuk saat kalah dari India di laga persahabatan dan tumbang 1-2 di leg II putaran kedua Pra Piala Dunia 2014.

Qatar tetap lolos ke putaran II Pra Piala Dunia 2014 setelah menang 3-0 di leg pertama melawan Vietnam. Meski begitu, QFA tetap memutuskan mendepak Rajevac. QFA akhirnya menunjuk Sebastiao Lazaroni yang sebelumnya menangani klub asal Qatar, Qatar SC.

Lazaroni tidak ingin membuang waktu lama untuk bisa beradaptasi dengan timnas Qatar. Sebagaimana yang dilansir Al-Arabiya, mantan pelatih timnas Brasil di Piala Dunia 1990 itu langsung menggelar latihan pertama bersama Bilal Mohammed dan kawan-kawan kemarin, Minggu 7 Agustus 2011.

Lazaroni merupakan pelatih ketiga timnas Qatar sepanjang 2011. Sebelum mendepak Rajevac, QFA memecat pelatih asal Prancis Bruno Metsu menyusul kegagalan Qatar di perempatfinal Piala Asia 2011 meski bertindak sebagai tuan rumah.

Tugas berat menanti Lazaroni, yakni putaran IIi Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Laga pertama yang akan dilakoni Qatar adalah bertandang ke Riffa untuk menghadapi Bahrain. Sebelumnya Qatar akan menghadapi Irak dan Yordania dalam laga uji coba.

Qatar akan bertandang ke Jakarta pada laga ketiga Grup E menghadapi Indonesia pada 11 Oktober mendatang. (eh) (VIVAnews)

Pertandingan Uji Coba Melawan Korea Utara Dibatalkan




Agen Judi Online Terpercaya Fastbet99


Korea Utara telah dicoret daridaftar tim yang akan melakuni laga ujicoba melawan timnas indonesia menjelang pertandingan piala dunia 2014  zona Asia, kata Tri Goestoro

Korea utara telah dicoret dari daftar tim yang akan menjalani laga uji coba karena Korea meminta bayaran cukup tinggi yaitu $150 ribu (sekitar Rp1,2 miliar), dan mereka juga meminta fasilitas-fasilitas papan atas,  seperti menginap di hotel bintang lima, meminta penerbangan pesawat kelas bisnis,  hal itu dinilai oleh pihak PSSI terlalu menelan banyak biaya, dan hanya membengkakan keuanngan PSSi

Tri berkata .“Korea Utara meminta match fee yang sangat tinggi, serta sejumlah permintaan lainnya. Karena itu, Korea Utara sudah tidak masuk dalam hitungan lagi,”

dan sampai saat ini, pertandingan ujicoba timnas masih belum diketahui perkembangannya , karena belum ada kepastian juga dari Australia dan Selandia Baru.

(http://bolague.com/)

Tinju: Kubu M Rachman Inginkan Tanding Ulang

Kubu Muhammad Rachman mencium adanya praktik suap yang dilakukan kubu lawan kepada juri.

M Rachman (kiri) melawan Pornsawan (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Kubu M Rachman tidak terima dengan kemenangan petinju Thailand, Pornsawan Porpramook, Sabtu, 30 Juli 2011. Manajer Rachman, Erik Purna Irawan sedang mencoba untuk mengajukan pertanding ulang (rematch).

Rachman harus merelakan gelar juara dunia kelas terbang mini versi WBA berpindah tangan kepada Porpramook. Sebab, Rachman dinyatakan kalah angka saat bertarung dengan Porpramook di Studio Indosiar, kemarin malam.

Kubu Rachman tidak terima dengan hasil ini. Selain menganggap penilaian ketiga juri tidak tepat, kubu Rachman juga mencium adanya praktik suap yang dilakukan oleh kubu lawan terhadap salah satu juri yang bertugas.

"Sudah ada pengakuan dari salah satu Juri asal Jepang, Takeshi, yang dijanjikan akan diberikan kamera oleh kubu Thailand. Ini kan salah satu bukti telah terjadi penyuapan,” kata Erik Purna Irawan.

Temuan ini rencananya akan dilaporkan oleh kubu Rachman kepada World Boxing Association (WBA) secara langsung. Erik Purna Irawan yang menjadi manajer Rachman mengaku akan mendatangi kantor WBA yang berada di Panama.

Siang tadi, Minggu, 31 Juli 2011, Erik juga menemui supervisi pertandingan, Yang Sup Shim yang juga Presiden PABA dan Ketua KTI Pusat, Anton Sihombing. Mereka membahas kemungkinan menggelar rematch dengan Porpramook.

"Yap Sup Shim akan melakukan lobi dengan WBA agar rematch dapat dilaksanakan di Jakarta," ujar Erik. (art)
 
(VIVAnews)

Jenson Button Juarai GP Hongaria

Ini merupakan kemenangan kedua Jenson Button di GP Hongaria setelah 2006 lalu.

Marco Tampubolon, Luzman Rifqi Karami
Jenson Button (AP)

Pembalap McLaren-Mercedez, Jenson Button tampil sebagai juara balapan Formula 1 GP Hongaria, Minggu, 31 Juli 2011. Ini merupakan balapan ke-200 sepanjang karir pria asal  Inggris itu sepanjang karir membalapnya.

Jenson yang start dari posisi ketiga Button tampil cemerlang sejak bendera start dikibarkan. Di lintasan yang basah akibat hujan, pembalap berusia 31 tahun itu terus membuntuti pemilik pole position, Sebastian Vettel.

Jelang Button akhirnya berhasil melalui Vettel yang harus puas berada di posisi kedua. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh pembalap Ferrari, Fernando Alonso diikuti oleh pembalap McLaren lainnya, Lewis Hamilton.

Balapan di Sirkuit Hungaroring ini sempat diguyur hujan di awal lomba. Saat lintasan mulai mengering, para pembalap pun buru-buru untuk mengganti ban. Momen ini menciptakan persaingan tersendiri di antara para pembalap.

Bagi Button ini merupakan kemenangan keduanya di GP Hongaria setelah 2006 lalu. Dengan hasil ini, Button kini menempati posisi kelima klasmen pembalap musim ini dengan koleksi 134 poin dari 11 balapan yang sudah diikutinya.

Di posisi puncak masih bercokol pembalap Red Bull, Sebastian Vettel dengan koleksi 234 poin. sedangkan posisi kedua ditempati oleh Mark Webber (Red Bull) dengan koleksi 149 poin menyusul Lewis Hamilton dengan 146 poin.

Hasil GP Hongaria:
Pos  Pembalap        Tim                          Waktu    1.  Button        McLaren-Mercedes      1h43:42.337
 2.  Vettel        Red Bull-Renault           +     3.588
 3.  Alonso        Ferrari                        +    19.819
 4.  Hamilton      McLaren-Mercedes       +    48.338
 5.  Webber        Red Bull-Renault          +    49.742
 6.  Massa         Ferrari                        +  1:17.176
 7.  Di Resta      Force India-Mercedes    +     1 lap
 8.  Buemi         Toro Rosso-Ferrari         +     1 lap
 9.  Rosberg       Mercedes                    +     1 lap
10.  Alguersuari   Toro Rosso-Ferrari        +     1 lap
11.  Kobayashi     Sauber-Ferrari             +     1 lap
12.  Petrov                                                   +     1 lap
13.  Barrichello   Williams-Cosworth          +    2 laps
14.  Sutil         Force India-Mercedes       +    2 laps
15.  Perez         Sauber-Ferrari                +    2 laps
16.  Maldonado     Williams-Cosworth        +    2 laps
17.  Glock         Virgin-Cosworth              +    4 laps
18.  Ricciardo     HRT-Cosworth               +    4 laps
19.  D'Ambrosio    Virgin-Cosworth            +    5 laps
20.  Liuzzi        HRT-Cosworth                 +    5 laps
(VIVAnews)

Profil Lawan Timnas di Grup E

Iran adalah lawan terberat yang akan dihadapi Tim Merah Putih.

Marco Tampubolon, Luzman Rifqi Karami
Timnas Bahrain (CNN)

VIVAnews - Indonesia berhasil lolos ke babak ketiga Pra Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia. Hasil drawing yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu, 31 Juli 2011, menempatkan Indonesia di Grup E bersama Iran, Bahrain, dan Qatar.

Ketiga negara ini bukanlah lawan yang mudah bagi Indonesia. Meski demikian, tim Merah Putih pantas bersyukur karena terhindar lawan-lawan yang lebih berat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Negara-negara tersebut memiliki pemain yang merumput di liga-liga besar Eropa.
Seperti apa gambaran ketiga pesaing Indonesia di grup E babak ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia? Berikut profil singkat Iran, Bahrain, dan Qatar.

Iran
Dibandingkan dua lawan lainnya, Iran adalah lawan terberat yang akan dihadapi Tim Merah Putih. Iran sudah 3 kali berpartisipasi di Piala Dunia yakni pada 1978, 1998, dan 2006. Prestasi mereka di Asia pun tergolong bagus, yakni 3 kali juara pada 1968, 1972, dan 1976.
Meski demikian, prestasi mereka beberapa tahun terakhir cenderung menurun. Di Piala Asia 2007 dan 2011 mereka hanya mentok di perempatfinal, Iran pun gagal lolos ke Piala Dunia 2010.

Kini, di tangan pelatih Carlos Queiroz mereka bertekad mengembalikan kejayaannya. Pemain yang wajib diwaspadai adalah mantan pemain Bayern Munich, Ali Karimi. Saat ini Karimi memperkuat klub lokal, Persepolis.

Line-upSeyed Rahmati, Khosro Heydari, Seyed Hosseini, Hadi Aghili, Ali Karimi, Mohammad Khalatbari,  Karim Ansari Fard, Ghasem Haddadifar,  Hadi Norouzi, Mazyar Zare, Mehrdad Pooladi

Pelatih: Carlos Queiroz
Peringkat FIFA: 54 (4 Asia)

Perjalanan menuju babak ketiga Pra Piala Dunia 2014
Babak kedua
23 Juli 2011 Iran 4-0 Maladewa
28 Juli 2011 Maladewa 0-1 Iran

Rekor Pertemuan Lawan Indonesia:Indonesia 0-1 Iran, Asian Games 1966 Bangkok, 15 Desember 1966
Indonesia 2-2 Iran, Asian Games 1970 Bangkok, 12 Desember 1970
Indonesia 0-1 Iran, Kualifikasi Piala Asia 1984 Grup 1 di Jakarta, 1983

QatarPrestasi Qatar yang merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022 ini tak terlalu istimewa. Mereka belum pernah berpartisipasi di Piala Dunia. Di Piala Asia, prestasi terbaiknya adalah saat menjadi tuan rumah 2011 lalu dengan lolos ke babak perempatfinal. Selebihnya dalam 6 partisipasi di Piala Asia, Qatar tak pernah bisa lolos dari babak pertama.
Prestasi yang bisa dibanggakan Qatar adalah juara Piala Teluk 1992 dan 2004 saat berstatus tuan rumah. Meskipun demikian, mereka wajib diwaspadai karena kini dilatih Milovan Rajevac yang membawa Ghana melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2010.

Line-upQasem Burhan, Mohamed Kasoula,  Lawrence Quaye, Meshal Mubarak, Wesam Abdulmajid, Ibrahim Khalfan, Ibrahim Abdulmajed,  Mohammed Razak, Mohamed El Sayed,  Bilal Rajab, Andres Quintana

Pelatih: Milovan Rajevac
Peringkat FIFA: 90 (7 Asia)

Perjalanan menuju babak ketiga Pra Piala Dunia 2014:
Babak kedua
23 Juli 2011 Qatar 3-0 Vietnam
28 Juli 2011 Vietnam 2-1 Qatar

Rekor pertemuan lawan Indonesia: Indonesia 1-1 Qatar, Asian Games 1986 Seoul, 22 September 1986
Qatar 3-1 Indonesia, Kualifikasi Piala Dunia 1994 Doha, 9 April 1993
Indonesia 1-4 Qatar, Kualifikasi Piala Dunia 1994 Singapura, 24 April 1993
Indonesia 2-1 Qatar, Piala Asia 2004 Grup A, 18 Juli 2004

BahrainDibanding peserta-peserta grup E lainnya, kekuatan Bahrain pada Pra Piala Dunia (PPD) 2014 belum terpantau. Pasalnya, Bahrain belum berkeringat karena langsung lolos ke babak ketiga tanpa harus bertanding.

Bagi Bahrain, kesempatan ini justru menjadi pisau bermata dua. Pasalnya, lolos dengan fasilitas bye membuat Bahrain belum merasakan atmosfer persaingan. Bahrain juga belum pernah lolos ke Piala Dunia. Perjalanan terjauh Barhain pada even ini hanya sampai pada babak playoff antar zona.

Pada Pra Piala Dunia 2006, mereka dikalahkan Trinidad & Tobago. Sementara itu pada Pra Piala Dunia 2010, ambisi mereka dipatahkan Selandia baru.  Menariknya, Wim Rijsbergen yang dulu menjadi asisten pelatih Trinidad & Tobago saat melawan Bahrain, kini menukangi timnas Indonesia.
Di Piala Asia, dari 4 kali keikutsertaanya, prestasi terbaik mereka adalah semifinalis 2004. Kini mereka ditukangi pelatih asal Inggris, Peter Taylor.

Line upAbbas Ahmed Khamis, Abdulla Marzooqi, Ebrahim Mishkhas, Hussain Ali Baba, Abbas Ayyad, Abdullah Omar, Salman Isa, Faouzi Aaish, Jaycee Okwunwanne, Ismail Abdul-Latif, Abdulla Al-Dakeel

Pelatih: Peter Taylor
Peringkat FIFA: 100 (11 Asia)                                                         Perjalanan menuju babak ketiga Pra Piala Dunia 2014: langsung lolos babak ketiga

Rekor pertemuan lawan Bahrain: Indonesia 3-2 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1980
Indonesia 1-1 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1982
Indonesia 0-0 Bahrain, Kualifikasi Piala Asia 1988 Jakarta, 1987
Indonesia 1-3 Bahrain, Piala Asia 2004 Grup A, 25 Juli 2004.
Indonesia 2-1 Bahrain, Jakarta Piala Asia 2007, 10 Juli 2007
(VIVAnews)

PSSI pernah mengusulkan beberapa nama baru kepada pelatih Wim Rijsbergen.

Besok, Penentuan Tambahan Pemain Timnas

Marco Tampubolon
Timnas Indonesia sedang latihan (ANTARA/Andika Wahyu)

Manajemen timnas senior akan bertemu dengan pelatih Wim Rijsbergen besok, Senin, 1 Agustus 2011. Kedua pihak akan membahas mengenai kemungkinan penambahan pemain yang ikut pada pelatnas Pra Piala Dunia 2014.

PSSI pernah mengusulkan beberapa nama baru untuk mengikuti pelatnas jelang babak kedua PPD 2014 zona Asia. Namun, usulan ini ditolak oleh pelatih baru timnas, Rijsbergen dengan alasan waktu persiapan yang sangat mepet.

Manajer timnas, Ferry Kodrat, saat dihubungi VIVAnews.com mengatakan PSSI sebelumnya telah mendaftarkan 44 nama ke Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Sementara itu, kuota entry by name, menurut dia, masih bisa mencapai 50 pemain.

"Jadi, masih ada kemungkinan untuk menambah pemain. Kami akan usulkan hal ini kepada pelatih, karena semakin banyak pemain yang ikut pelatnas kan semakin baik. Kami akan bertemu pelatih (Rijsbergen) besok," kata Ferry.

Indonesia lolos ke babak ketiga usai mengalahkan Turkmenistan dengan agregat gol 5-4. Di leg pertama Indonesia berhasil menahan imbang Turkmenistan dengan skor 1-1, sedangkan di leg kedua Tim Merah Putih unggul tipis 4-3.

Di babak ketiga PPD 2014 zona Asia, Indonesia akan bergabung di Grup E bersama Bahrain, Iran, dan Qatar. Perjalanan Firman Utina dan kawan-kaan akan diawali dengan bertandang ke markas Iran, Jumat, 2 September 2011. 

Koordinator Timnas, Bob Hippy, mengatakan pelatnas akan dimulai pada 4 Agustus 2011. Meski demikian, mantan pemain tim nasional itu belum bisa memastikan apakah pelatnas akan digelar di Jakarta atau tempat lainnya.

"Mengenai kemungkinan adanya penambahan pemain semua tergantung pelatih. Besok (Senin, 1 Agustus 2011) baru bisa kami putuskan," pungkas Ferry. (art)

(VIVAnews)

Timnas Mulai Ramu Strategi Lawan Turkmenistan

“Melawan Turkmenistan kami akan menggunakan pola 4-3-3 dengan sedikit modifikasi.”

Edwan Ruriansyah, Luzman Rifqi Karami
Latihan tim nasional Indonesia (antara)


Tim nasional Indonesia kembali menggelar latihan pada Minggu sore, 17 Juli 2011 di Lapangan C, Senayan, Jakarta. Latihan kali ini sudah mulai fokus kepada strategi permainan.

“Hari ini, latihan fokus pada pemantapan strategi melawan Turkmenistan. Besok pagi latihan terakhir. Kami harus memompa psikologi pemain dan menjaga kebugaran mereka,” ujar asisten pelatih Rahmad Darmawan.

“Melawan Turkmenistan kami akan menggunakan pola 4-3-3 dengan sedikit modifikasi,” jelasnya.

Dalam latihan kali ini, pelatih kepala Wim Rijsbergen tidak hadir karena mengalami gangguan pencernaan. Rahmad memimpin latihan yang dimulai pukul 15.30 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB ini.

Para pemain timnas melakukan game ringan dalam 2 x 30 menit. Tim dibagi dalam dua grup, yakni menggunakan kostum merah dan memakai rompi kuning.

Pada game pertama, Irfan Bachdim dan Hamka Hamzah berlatih terpisah dengan berlari-lari kecil di pinggir lapangan. Kedua pemain itu mengalami cedera ringan. Pada game kedua, Irfan dan Hamka sudah ikut bermain.

“Memang ada beberapa pemain yang mengalami cedera ringan. Hamka mengalami sedikit lecet,” ujar Rahmad.

Persiapan timnas menghadapi Turkmenistan pada 23 Juli 2011 tergolong mepet. Meskipun demikian, Rahmad tetap optimistis dengan peluang Timnas.

“Kami siap tampi 100 persen. Dalam segala kondisi, para pemain harus siap menunjukkan kemampuannya. Kami akan memompa psikologi pemain dan menjaga kebugaran mereka agar tampil fit menghadapi Turkmenistan nanti,” jelas Rahmad.
 
(VIVAnew)

Fokus Latihan TIMNAS di Tendangan Bola Mati

Hari ini Timnas menjalani latihan terakhir sebelum berangkat menuju Ashgabat.

Irvan Beka, Zaky Al-Yamani

Timnas Indonesia telah menjalani latihan terakhir di Jakarta untuk menghadapi partai melawan Turmenistan. Latihan itu digelar di Lapangan C Timnas, Senayan, Senin, 18 Juli 2011. Latihan terakhir ini dipimpin langsung pelatih baru Timnas, Wim Rijsbergen yang didampingi asisten pelatih, Rahmad Darmawan.

Dalam latihan itu para pemain diberi porsi materi latihan lebih kepada memadukan kerjasama tim serta peningkatan kemampuan mengolah bola.

"Latihan hari ini menitikberatkan pada team work, organisasi permainan dan set pieces (tendangan bola mati)," ujar Rahmad Darmawan usai latihan. 

Meski persiapan terbilang minim, namun Rahmad Darmawan optimis Timnas akan bermain padu dan kolektif sebagai sebuah tim. Karena para pemain yang dipanggil, sebagian besar merupakan bagian skuad Timnas pada Piala AFF 2010 di bawah asuhan Riedl. "Jadi tidak terlalu bermasalah," yakin Rahmad.

Mengenai strategi yang diusung, Rahmad optimis Timnas mampu menerapkan strategi menyerang dengan formasi 4-3-3. "Wim dan kami sepakat strategi apa yang akan kita mainkan nanti. Formasi 4-3-3 dengan modifikasi tentunya. Bertahan dan menyerang," tandas Rahmad.

Timnas akan berangkat ke Turmenistan hari Selasa, 19 Juli 2011. Pertandingan melawan Turmenistan di Pra Piala Dunia 2014 digelar di Ashgabat, 23 Juli.
(VIVAnews)
© Copyright Since 2011 JURUGAN INFO TERBARU 2026 | All Right Reserved | Supported by: MENOREH MEDIA