-->

MANNY PACQUIAO AKHIRNYA DIKALAHKAN TIMOTHY BRADLY


LAS VEGAS, Kompas.com - Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao  akhirnya dikalahkan secara kontroversial oleh  petinju Amerika, Timothy Bradley, Sabtu (Minggu WIB).

Dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter organisasi tinju dunia (WBO)  di MGM Grand Arena, Las Vegas, Pacquiao kalah angka. Tiga hakim memberi angka kemenangan ..tipis buat Bradley.

Pertarungan Pacquiao-Bradley berjalan ketat sejak ronde awal. Bradley yang menjadi underdog  membuktikan dirinya bukan lawan yang mudah dikalahkan.

Ia menunggu Pacquiao menyerang dan melakukan pukulan-pukulan balasan yang cukup merepotkan Pacquiao. Bradley pun dengan cerdik menjaga jarak renggang dengan lawannya.

Di ronde 4, Bradley sempat goyah terkena pukulan keras Pacquiao. Namun ia mampu bertahan dengan melakukan gerak tubuh untuk mengelakkan semua pukulan petinju Filipina tersebut.
Dalam pertarungan ini terlihat sekali Manny Pacquiao memang sudah kehilangan sebagian kemampuan terbaiknya, terutama kecepatan dan stamina. Ia tampak kesulitan mengatasi lawan dengan  kemampuan gerak tubuh yang baik seperti Bradley. Stelah ronde keenam, Pacquiao tidak lagi memiliki pukulan yang menakutkan.(Kompas.com)

JADWAL PIALA EROPA / UERO




21 Juni 2012 - Juara A vs Runner-up B – Kamis 01.45 (I)
22 Juni 2012 - Juara B vs Runner-up A – Jumat 01.45 (II)
23 Juni 2012 - Juara C vs Runner-up D – Sabtu 01.45 (III)
24 Juni 2012 - Juara D vs Runner-up C– Minggu 01.45 (IV)

JADWAL SEMI FINAL EURO 2012 RCTI

27 Juni 2012 - Pemenang I vs Pemenang II – Rabu 01.45 WIB
28 Juni 2012 - Pemenang III vs Pemenang IV – Kamis 01.45 WIB

JADWAL FINAL EURO 2012

 

1 Juli 2012 - Semifinal A vs Semifinal B - Minggu 01.45 WIB

Untuk download jadwal pertandingan piala Eropa/ Uero 2012 secara lengkap dalam format excel silahkan download DISINI....

PSSI Bentuk Dua Timnas Futsal

Jarak antara futsal SEA Games 2011 dan Pra Piala Asia 2012 hanya empat hari.

Timnas futsal Indonesia (ANTARA/Puspa Perwitasari)
 
Badan Tim Futsal Nasional (BFN) PSSI memutuskan untuk membentuk dua tim nasional sekaligus. BFN beralasan, langkah ini diambil mengingat jadwal SEA Games 2011 dan Pra Piala Asia 2012 yang berdekatan.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum Teknik BFN, Justinus Lakhsana, dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Oktober 2011. Justin mengaku pihaknya terpaksa membentuk dua timnas karena jeda futsal SEA Games 2011 dengan Pra Piala Asia 2012 hanya empat hari.

"Futsal di SEA Games akan berlangsung 17-22 November, sedangkan tanggal 24 November kami sudah harus berangkat ke Bangkok untuk Pra Piala Asia. Tanggal 26 sudah pertandingan pertama. Saya yakin tidak bisa berbarengan. Karena persiapannya harus terpisah," ujar Justin.

Diakui Justin, BFN awalnya punya rencana merombak Timnas Futsal SEA Games 2011 karena merupakan bentukan pengurus lama. Namun, niat ini dibatalkan karena persiapan yang dijalani tim besutan Robby Hartono sejak Januari 2011.

Timnas Futsal Pra Piala Asia 2012 sendiri ditangani pelatih Andri Irawan dan hingga saat ini sudah memiliki skuad yang terdiri dari 17 Pemain. Timnas Pra Piala Asia 2012 rencananya akan memulai Training Camp pekan depan.

Meski dua tim yang berbeda, namun Justin menegaskan tidak menutup kemungkinan pemain dari Timnas SEA Games 2011 masuk ke skuad Timnas Pra Piala Asia 2012.

"Tidak menutup kemungkinan. Bisa saya bilang ada sekitar lima pemain yang bisa masuk. Cuma belum tentu semuanya akan berangkat, tergantung seleksi," papar Justin.

Timnas Futsal SEA Games rencananya akan melakukan uji coba ke Jepang pada akhir Oktober 2011, bersamaan dengan Timnas Futsal putri. Sedangkan Timnas Futsal Pra Piala Asia 2012 dijadwalkan beruji coba ke China pada awal November 2011.

Sebelum keberangkatan uji coba tersebut, Timnas Futsal SEA Games dan Timnas Futsal Pra Piala Asia akan tampil dalam sebuah tes event 18-19 Oktober mendatang di GOR POPKI Cibubur, yang juga menjadi venue futsal di SEA Games 2011.

Calon lawan Timnas Futsal SEA Games sendiri baru akan ditentukan pada drawing 18 Oktober mendatang, bersamaan dengan drawing sepakbola lapangan. Sedangkan lawan Timnas Futsal Pra Piala Asia di babak grup adalah Thailand, Filipina dan Myanmar.
(VIVAnews.com)

68 Klub Indonesia Tak Masuk Standar ACL

Mereka telah mendaftar ke PSSI untuk tampil pada kompetisi profesional 2011-12.


Salah satu klub ISL Sriwijaya FC (GOSport/Rasyid Irfandi)

PSSI telah melakukan verifikasi terhadap klub-klub yang akan tampil pada liga profesional musim 2011-2012. Hasilnya, tak satu pun yang sudah menyerahkan dokumen dinyatakan memenuhi standar Liga Champions Asia (ACL).
Sebanyak 68 klub telah mendaftar untuk tampil pada liga profesional yang akan dibentuk oleh PSSI. Mereka terdiri atas 18 klub ISL, 36 klub Divisi Utama, 12 klub Divisi Satu, 1 klub Divisi Dua, dan 1 klub Divisi Tiga.

Tim yang dibentuk PSSI telah melakukan penilaian terhadap klub-klub itu. Hasilnya, tak satupun ternyata yang mampu memenuhi syarat untuk tampil di di Liga Champions Asia (ACL) 2011/12.

Berdasarkan dokumen kelengkapan yang sudah diserahkan masing-masing klub, PSSI menyimpulkan tak satupun yang layak memenuhi kategori klub profesional sesuai standar AFC. Bahkan lebih dari 10 klub liga profesional musim lalu (ISL) diketahui tidak memiliki laporan keuangan yang telah diaudit.

Syarat finansial lainnya berupa deposit partisipasi atau bank garansi juga tidak bisa terpenuhi oleh klub Divisi Utama dan ISL. Yang tercatat menyerahkan, hanya dua klub dari level yang lebih rendah.

Agar tetap memenuhi syarat klub profesional, maka PSSI dan penyelenggara kompetisi, PT Liga Prima Indonesia (LPI), memilih untuk menjamin klub-klub tersebut melalui promisary notes. Selama kompetisi berlangsung, klub-klub diberi waktu untuk menggaet sponsor agar dapat memenuhi persyaratan finansial tersebut.

Adapun persyaratan deposit partisipasi diubah, untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut, "Untuk level satu diturunkan dari Rp5 miliar menjadi Rp3 miliar. Sedangkan untuk level dua ditiadakan," terang Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus, di kantor PSSI, Kamis, 25 Agustus 2011.
"Alasannya untuk mencari alternatif membantu klub. Karena kami dengar mereka kesulitan finansial, maka kami revisi dari Rp5 miliar menjadi Rp3 miliar. Esensinya tidak lain sebagai bekal PSSI untuk negosiasi dengan AFC," kata Sihar. (kd)
(VIVAnew.com)

Sejarah Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Format kompetisi dengan dua wilayah pernah digunakan pada era Liga Indonesia.

Warisan ISL, Persija VS Persipura (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

Mulai musim depan, format kompetisi Indonesia kembali berubah. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin memutuskan untuk merombak total format kompetisi yang sudah berjalan selama ini dan memulainya dari nol.
Hasil kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) dan Divisi Utama musim lalu tidak diakui oleh PSSI. Tim-tim yang seharusnya degradasi dari ISL kini mendapat peluang untuk tampil di kasta tertinggi yang kini disebut dengan Level I.
Liga I akan diikuti oleh 32 klub dan dibagi dalam dua wilayah. Selain berasal dari klub-klub ISL, beberapa penghuni Level I juga berasal dari tim-tim yang sebelumnya berlaga di Divisi Utama namun sudah memiliki badan hukum.
Di kasta kedua, PSSI akan menggelar level II yang diikuti 48 klub dan dibagi dalam 4 grup dengan masing-masing 12 peserta. Karena baru memiliki 34 peserta, PSSI pun membuka lowongan bagi klub-klub asal Divisi Satu.

Ini bukan kali pertama sepak bola Indonesia melakukan perubahan terhadap format kompetisinya. Berikut ini adalah sejarah kompetisi sepak bola di Indonesia.

1931-1994 PerserikatanPada tahun 1931, PSSI membentuk kompetisi sepak bola amatir yang dikenal dengan sebutan Perserikatan. Kompetisi ini melibatkan ratusan klub di Indonesia yang dikelola Pemerintah Daerah dan dibagi menjadi beberapa tingkatan. Juara pertama Perserikatan merupakan VIJ Jakarta yang merupakan cikal bakal Persija Jakarta. Kompetisi ini bertahan hingga musim 1993-94 yang dijuarai Persib Bandung.

1979-1994 GalatamaLiga Sepak Bola Utama (Galatama) merupakan kompetisi semi profesional pertama yang bergulir di Indonesia. Galatama pertama kali diperkenalkan pada musim 1978-79.

Galatama bermain dalam divisi tunggal (kecuali pada musim 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi).  Galatama merupakan pioner kompetisi semi-professional dan professional di Asia selain Liga Hong Kong.

Klub-klub yang berada di kompetisi ini berdiri sendiri dan tidak mengandalkan pendapatan daerah. Meski demikian, minimnya animo penonton membuat Galatama sulit berkembang. Pamor kompetisi ini kalah dengan liga perserikatan yang mengusung fanatisme kedaerahaan.

Juara pertama kompetisi ini adalah Warna Agung. Kompetisi ini berakhir pada musim 1993-94 seiring dibentuknya Liga Indonesia yang merupakan penggabungan kompetisi Perserikatan dan Galatama.

1994-2007 Liga IndonesiaPada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, memadukan fanatisme yang ada di perserikatan dan profesionalisme yang dimiliki Galatama. Dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari empat tingkatan yakni Divisi Utama, Divisi I, II, dan III. Tim pertama yang menjuara kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia adalah Persib Bandung. Liga Indonesia beberapa kali mengalami pergantian format dan jumlah peserta.

Berikut format Liga Indonesia sejak musim 1994-95Musim 1994-95: 34 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1995-96: 31 tim, dua wilayah, Barat dan Timur
Musim 1996-97: 33 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, Timur
Musim 1997-98: 31 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Kompetisi dihentikan karena situasi politik dan ekonomi di Indonesia tidak memungkinkan melanjutkan kompetisi
Musim 1998-99: 28 tim, tiga wilayah, yakni Barat, Tengah, dan Timur. Masing-masing wilayah dibagi menjadi 2 grup
Musim 1999-00: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2001: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2002: 24 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2003: 20 tim, satu wilayah
Musim 2004: 18 tim, satu wilayah
Musim 2005: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2006: 28 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur
Musim 2007-08: 36 tim, dua wilayah, yakni Barat dan Timur. Kompetisi berjalan tidak sesuai waktu yang direncanakan. Dimulai pada 10 Februari 2007 dan berakhir 10 Februari 2008.

2008-2011 Indonesia Super League (ISL)Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Indonesia Super League (ISL) sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi kasta tertinggi. PSSI melakukan seleksi ketat bagi tim-tim yang akan berpartisipasi di ISL, meliputi standar stadion, aspek finansial, dan profesionalitas.
Kompetisi ISL sukses diselenggarakan selama 3 tiga musim, yakni musim 2008-09, 2009-10, dan 2010-11, dan rutin diikuti 18 klub dalam satu wilayah. Masalah terjadi pada musim 2008-09 saat muncul Liga Primer Indonesia (LPI) dan tiga tim (Persema Malang, Persibo, Bojonegoro, PSM Makassar) memutuskan membelot di tengah jalan. Namun kompetisi tetap berjalan dan diikuti 15 klub. Persipura menjadi tim yang paling banyak meraih gelar pada kompetisi ini. Mutiara Hitam setidaknya dua kali mengangkat torfi juara, yakni 2008/09 dan 2010/11. Sedangkan Arema FC merebut gelar juara 2009/10.

2011 Liga Primer Indonesia (LPI)Pada 8 Januari 2011 LPI diselenggarakan oleh Konsorsium PT Liga Primer Indonesia yang dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro. LPI tidak berafiliasi dengan PSSI, sehingga menjadi ajang tandingan terhadap Liga Super Indonesia (ISL) yang diselenggarakan oleh PSSI.
Kompetisi ini diikuti oleh 19 klub yang tidak tergantung pada dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) namun mengandalkan dana bantuan dari konsorsium.
FIFA sempat menganggap LPI sebagai breakaway league. Namun Seiring dengan kisruh di tubuh PSSI dan dibentuknya Komite Normalisasi (KN) PSSI oleh FIFA, KN kemudian memutuskan untuk mengakui secara resmi LPI sebagai liga yg berjalan di bawah pengawasan PSSI.

LPI hanya menyelesaikan putaran pertama saja. Selanjutnya, klub-klub LPI mencoba masuk ke kompetisi resmi PSSI melalui jalur merger dengan klub-klub yang selama ini telah menjadi anggota resmi PSSI.

2011 Liga ProKomite Kompetisi PSSI telah memutuskan untuk membagi liga profesional musim depan menjadi dua level. Level I dihuni oleh 32 tim yang akan dibagi dalam dua wilayah, sedangkan level II dihuni 48 tim yang dibagi 4 grup.
Menurut Ketua Komite Kompetisi, Sihar Sitorus, tim-tim yang akan bertanding di level I terdiri atas 18 klub warisan Liga Super Indonesia (ISL) plus 14 klub yang memiliki badan hukum berupa perseoran terbatas (PT).
(VIVAnew.com)

Calon Lawan Indonesia Ganti Pelatih

Lazaroni merupakan pelatih ketiga timnas Qatar sepanjang 2011.

Sebastiao Lazaroni (alarabiya.net)

Salah satu calon lawan Indonesia di putaran III Pra Piala Dunia 2014 zona Asia, Qatar, melakukan pergantian pelatih. Asosiasi Sepakbola Qatar (QFA) memutuskan untuk mendepak Milovan Rajevac dan menunjuk pelatih asal Brasil, Sebastiao Larazoni.

Keinginan QFA untuk mengganti Rajevac sudah muncul sejak hasil buruk yang diterima tim berjuluk Annabi tersebut di sejumlah pertandingan. Termasuk saat kalah dari India di laga persahabatan dan tumbang 1-2 di leg II putaran kedua Pra Piala Dunia 2014.

Qatar tetap lolos ke putaran II Pra Piala Dunia 2014 setelah menang 3-0 di leg pertama melawan Vietnam. Meski begitu, QFA tetap memutuskan mendepak Rajevac. QFA akhirnya menunjuk Sebastiao Lazaroni yang sebelumnya menangani klub asal Qatar, Qatar SC.

Lazaroni tidak ingin membuang waktu lama untuk bisa beradaptasi dengan timnas Qatar. Sebagaimana yang dilansir Al-Arabiya, mantan pelatih timnas Brasil di Piala Dunia 1990 itu langsung menggelar latihan pertama bersama Bilal Mohammed dan kawan-kawan kemarin, Minggu 7 Agustus 2011.

Lazaroni merupakan pelatih ketiga timnas Qatar sepanjang 2011. Sebelum mendepak Rajevac, QFA memecat pelatih asal Prancis Bruno Metsu menyusul kegagalan Qatar di perempatfinal Piala Asia 2011 meski bertindak sebagai tuan rumah.

Tugas berat menanti Lazaroni, yakni putaran IIi Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Laga pertama yang akan dilakoni Qatar adalah bertandang ke Riffa untuk menghadapi Bahrain. Sebelumnya Qatar akan menghadapi Irak dan Yordania dalam laga uji coba.

Qatar akan bertandang ke Jakarta pada laga ketiga Grup E menghadapi Indonesia pada 11 Oktober mendatang. (eh) (VIVAnews)
© Copyright Since 2011 JURUGAN INFO TERBARU 2026 | All Right Reserved | Supported by: MENOREH MEDIA