-->

DURIAN MENOREH: Varietas Unggul Nasional

Durian Menoreh - Durian merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit).

Tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di Asia Tenggara di antaranya adalah lai (D. kutejensis), kerantungan (D. oxleyanus), durian kura-kura atau kekura (D. graveolens), serta lahung (D. dulcis). Untuk selanjutnya, uraian di bawah ini mengacu kepada D. zibethinus.
Budidaya durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang cukup menjanjikan karena saat ini permintaan dan harga durian tergolong tinggi.  
Durian memiliki cukup banyak jenis atau varietasnya, seperti: durian montong, durian petruk, durian sitokong, dan lain sebagainya. Nah ada satu lagi jenis durian lokal yang memiliki varietas unggul nasional, yaitu Durian  Menoreh, yang berasal dari daerah Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Nama menoreh diambil dari nama perbukitan Menoreh di kawasan tersebut. Durian menoreh dinilai unggul karena memiliki warna daging buah jingga dan kuning cerah, aromanya tajam, rasa manis, dan ukuran buahnya relatif besar. Lebih khas lagi, daging buah durian menoreh tebal, tak berserat, dan kesat serta daging buahnya mudah dipisahkan dari biji.

 
Keunggulan Durian Menoreh Kuning

Benih Durian Unggul tingkat Nasional, RI dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian RI pada 8 Mei 2007.
Unggul karena jenis varietas Durian Menoreh Kuning dan Menoreh Jambon memiliki gen yang istimewa (unggul) yang dikangung oleh pohon induk; hal ini mempengaruhi:
•Pertumbuhan batang yang cepat (pohon induk berbatang besar, rimbun, dan kokoh).
•Percabangan besar dan kuat.
•Mampu memproduksi buah setiap musim sebanyak ( + 300-7500 buah per musim),
•Berdaun lebar, warna keemasan dan tidak mudah rontok,
•Bentuk buah yang bagus dengan ukuran yang relatif besar.
•Warna daging yang khas dan menarik; ada yang kuning cerah dan ada juga yang jambon.
•Aroma buah tajam dan terasa manis.
•Lebih khas lagi, daging buah durian menoreh tebal, tak berserat, dan kesat.
•Daging buahnya mudah dipisahkan dari biji.
•Dari kesaksian para penikmat durian ini, mengatakan: durian menoreh is excellent, rasannya menang jauh dengan durian montong.

Dalam membudidayakan Durian Menoreh, diperlukan perlakuan khusus dengan tingkat ketelitian yang tinggi agar pertumbuhan dan produksi pohon durian menoreh baik sehingga hasilnya dapat menggembirakan.
Pohon Induk Durian Menoreh Kuning

Langkah langkah untuk memelihara durian menoreh sebagai berikut:

1. Persiapan Kebun
* Menentukan tanah yang cocok untuk ditanami benih durian
* Ketebalan tanah + 6 Meter
* Lahan terbuka / tidak terlalu rimbun dengan tanaman yang lain

2. Persiapan Lobang Tanah
* Jarak tanaman satu dengan yang lain: 10x10 Meter
* Ukuran lobang minimal 60x60x60 cm, Maksimal: 100x100x100 cm
* Tanah bagian atas di taruh sebelah kanan, bagian bawah sebelah kiri
* Penglantangan selama 3 bulan/ selama musim kemarau
* Tujuan penglantangan agar bakteri dalam tanah mati dan menambah unsure N

3. Menutup Lubang
* 15 hari sebelum benih di tanam lubang tanah di kembalikan seperti semula, tanah galian menutup lubang kembali
* Membuat mbatok mengkurep dengan tujuan agar benih tidak tergenang air, jika panggal batang tergenang maka tanaman bisa kerdil dan bahkan bisa mati

4. Penanaman di Kebun
* Melepaskan plastik poliback yang melekat pada tanaman
* Menanam benih pas di leher akar
* Memberikan pupuk kandang pada tanaman baru + 3 genggam
* Memberikan mulsa/ naungan untuk menghindari percikan tanah pada daun karena bagian bawah yang terkena percikan tanah bisa menyebabkan tanaman kerdil, kuning, bahkan bisa mati.


5. Pemeliharaan di Kebun
* Melakukan pendangiran diawal/ akhir musim penghujan/ ketika mau dipupuk
* Memperhatikan Drainase.
* Melakukan pemupukan 2-3 x 1 tahun, pas menjelang tunas
* Penyiraman dilakukan 3-7 hari sekali
* Pada musim kemarau perlu mulsa/ naungan untuk menjaga kelembapan atau mengurangi terik sinar matahari yang langsung mengenai tanaman.

6. Pemangkasan
* Pemangkasan bentuk Pertama pada ketinggian:0,5-1 Meter, Pemangkasan kedua pada ketinggian tambahan 1 meter dan seterusnmya – 4/5 meter
* Pemangkasan dilaksanakan dengan ketinggian 2 daun diatas cabang yang akan keluar agar tunas baru yang akan keluar tumbuhnya tegak dan juga terus keluar cabang ke empat arah penjuru.
* Cabang yang tumbuh di samping perlu juga pemangkasan.

7. Tujuan Pemangkasan
* Agar pohon rimbun dari bawah dan tidak terlalu tinggi
* Agar pohon bisa mengeluarkan banyak cabang
* Cabang bawah tetap hidup dan bisa menjadi besar
* Produksi buah lebih banyak
* Memudahkan dalam perawatan bunga dan buah
* Memudahkan dalam pengawasan dari hama/ penyakit yang mengganggu dengan melakukan pengamatan
* Memudahkan penyemprotan demi keutuhan daun dan perkembangan tunas baru.
* Dll

8. Tujuan Melakukan penyemprotan
* Menjaga agar pertumbuhan tanaman normal dan baik
* Menghindari tunas baru dan muda dari serangan hama yang murusak keutuhan daun sehingga daun kelihatan segar dan hijau.
* Merawat pentil buah, 15 hari sesudah gugurnya bunga agar bebas dari serangan ulat atau hama buah lainnya.

9. Perawatan Buah
* Melakukan penyemprotan pada buah, bisa juga membungkus buah dengan plastik putih atau karung yang sudah dilobangi kecil-kecil agar kupu-kupu tidak masuk dan bertelur pada pentil buah.
* Mengikat buah sehingga ketika matang tidak jatuh menyentuh tanah , dengan tujuan agar tetap bersih, menarik dan duri tetap utuh.
* Melakukan penyiraman pada pohon yang sudah berbuah 1 minggu sekali 200 liter air
* Pupuk harus cukup agar buah tetap tebal dan manis.
* Pentil buah semakin besar, air semakin dikurangi agar rasa buah tidak hambar dan tetap manis.

Dalam membudidayakan durian menoreh kita harus meperhatikan dan mempertimbangkan banyak hal seperti: persiapan di kebun, penanaman benih, perawatan benih, pemangkasan, pemupukan, dan sebagainya. Hal ini bermaksud untuk meminilkan kegagalan dan kematian benih sehingga bisa hidup secara normal dan nantinya berproduksi secara maksimal.

PETA WISATA KULON PROGO

Peta Wisata Kulon Progo - Kabupaten Kulon Progo yang terletak di sebelah barat kota Yogyakarta memiliki potensi wisata yang cukup banyak dan beragam, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, tempat ziarah (religi) maupun jenis  wisata lainnya seperti wisata budaya, desa wisata dan sebagainya. Salah satu objek wisata religi yang sudah cukup tua (lebih dari 1 abad) dan terkenal tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri adalah Gua Maria Lourdes Sendangsono yang berada di Kecamatan Kalibawang

Peta pariwisata di Kabupaten Kulon Progo


Itulah Peta Wisata Kulon Progo - Jika anda ingin berlibur ke Jogja khususnya di Kulon Progo, anda dapat memilih Paket wisata Kulon Progo yang sesuai kebutuhan tentunya dengan travel wisata Jogja yang terpercaya. Kabupaten Kulon Progo yang terletak di sebelah barat kota Yogyakarta memiliki potensi wisata Kulon progo yang cukup banyak dan beragam, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, tempat ziarah (religi) maupun jenis wisata lainnya seperti wisata budaya, desa wisata dan sebagainya. Semoga bermanfaat...

GUA MARIA LOURDES SENDANGSONO

Gua Maria Lourdes Sendang Sono terletak lebih kurang 35 kilo meter sebelah barat kota Yogyakarta. Lokasinya berada di Desa Wisata Banjaroya, Kalibwang, Kulon Progo, Yogyakarta. Gua Maria Sendangsono merupakan salah satu wisata religi di Kulon Progo yang cukup populer, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri.

Nama Sendangsono diambil dari istilah “sendang” yang berarti mata air dan “sono”, merupakan nama suatu jenis pohon. Sendangsono berarti mata air di bawah pohon Sono. Setiap bulan Mei dan bulan Oktober, tempat ini selalu ramai dipadati oleh peziarah Katholik dari seluruh Indonesia.Kesejukan dan kenyamanan tempat itu ternyata juga dimanfaatkan untuk bertapa oleh sejumlah rohaniwan Buddha dalam rangka menyucikan dan menyepikan diri. Nilai spiritualistik muncul dan menguat seiring dengan adanya kepercayaan yang didasarkan pada suatu legenda bahwa tempat itu juga dihuni Dewi Lantamsari dan putra tunggalnya, Den Baguse Samija. 
Sejarah

Sejarah Sendangsono

Pada 14 Desember 1904 silam Romo Van Lith membaptis 171 warga setempat dengan air bersumber dibawah kedua pohon Sono. Pembaptisan ini adalah buah-buah karya Barnabas Sarikromo sebagai katekumen pertama di wilayah ini, yang sudah lebih dahulu dibaptis oleh Van Lith pada tanggal 20 Mei 1904 di pusat misi Muntilan. 25 tahun kemudian, tepatnya 8 Desember 1929, Sendangsono dinyatakan resmi menjadi tempat peziarahan oleh Romo JB Prennthaler SJ.

Patung Bunda Maria di Sendangsono dipersembahkan oleh Ratu Spanyol yang dengan begitu susahnya diangkat beramai-ramai naik dari bawah Desa Sentolo oleh umat Kalibawang.

Pada 1945 Pemuda Katolik Indonesia berkesempatan berziarah ke Lourdes, dari sana mereka membawa batu tempat penampakan Bunda Maria untuk ditanamkan di bawah kaki patung Bunda Maria Sendangsono sebagai relikui sehingga Sendangsono disebut Gua Maria Lourdes Sendang Sono.

Sendangsono dibangun secara bertahap sejak tahun 1974 hanya dengan mengandalkan sumbangan umat. Budayawan, rohaniawan, dan arsitek YB Mangunwijaya memberikan sentuhan arsitektur vernakular yang khas, dengan konsep bangunan kompleks Gua Sendangsono bernuansa Jawa, dengan semangat ketukangan yang tinggi, serta penggunaan material bahan bangunan memanfaatkan sumber daya setempat yang ramah lingkungan.

Tahun 1991, kompleks bangunan di Gua Maria Sendangsono mendapat penghargaan arsitektur terbaik dari Ikatan Arsitek Indonesia, untuk kategori kelompok bangunan khusus.

Gua Maria Lourdes Sendang Sono Di kompleks Sendangsono ini ada 4 buah rumah panggung yang bisa digunakan untuk beristirahatbagi para pejiarah, terdapat pula 3 buah kapel: Kapel Tritunggal, kapel Maria (terletak di atas gua, dekat kompleks makam), dan kapel 12 Rasul.
 

65 DAFTAR OBJEK WISATA TERKENAL DI KULON PROGO

65 Daftar Objek Wisata Terbaru di Kulon Progo Yogyakarta. Siapa yang tidak kenal Kabupaten Kulon Progo? Adanya rencana pembangunan Bandara Udara Yogyakarta International  Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo semakin meningkatkan popularitas wilayah yang satu ini. Kulon progo merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di sebelah barat kota Yogjakarta.
Wilayah kabupaten ini memiliki batas dengan  Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul di timur, Samudera Hindia di selatan, Kabupaten Purworejo di barat, serta Kabupaten Magelang di utara. Ada beberapa destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Kulon Progo ini. Dalam artikel ini kamisajikan tempat wisata menarik yang cukup populer di Kulon Progo yang tentunya dapat Anda dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata di waktu mendatang.
Berikut ini Daftar Objek Wisata Terkenal yang layak Anda Kunjungi di kabupaten Kulon progo:

1. Wisata Alam Kalibiru 

Wisata alam Kalibiru, Kalibiru terletak di wilayah Desa Hargowilis, Kokap, Kulon Progo. Kalibiru masuk kedalam desa wisata, sehingga yang mengelola Kalibiru adalah warga setempat. Di Kalibiru kita dapat menikmati keindahan perbukitan menoreh, dan juga keindahan Waduk Sermo. Kalibiru merupakan salah satu wisata alam yang terkenal dan sekarang sering dikunjungi, mungkin karena namanya yang unik dan juga keindahan alam yang disajikan tidak mengecewakan pengunjung. Tidak hanya itu, wisata Kalibiru juga terdapat tempat outbound, bagi pengunjung yang ingin flyingfox bisa membayar ke petugas outbound.

2. Waduk Sermo

Inilah salah satu kebanggaan Kulon Progo, tempat wisata yang sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Waduk Sermo merupakan sebuah waduk berukuran besar yang di kelilingi perbukitan yang terletak di desa Hargowilis, Kokap, KulonProgo, Yogyakarta. Sebuah waduk yang berada di dataran tinggi dari kota yogyakarta. Jika ingin menikmati wisata alam yang berhubungan dengan air, anda tidak harus datang ke pantai, berwisata ke waduk sermo anda akan dimanjakan oleh keindahan waduk beserta kesejukan alamnya.

3. Pantai Glagah Indah
Pantai Glagah merupakan salah satu pantai terkenal di Jogjakarta yang berbatasan dengan Samudera Hindia yang terdapat di Kulon Progo. Lokasi pantai ini adalah sekitar 40 km dari Kota Yogyakarta atau jika dari Kota Wates jaraknya 15 km. Wisata pantai di Kulon Progo ini sangat potensial sekali untuk dikembangkan lebih lanjut. Pantai Glagah ini selalu banyak dikunjungi oleh wisatawan baik mancanegara maupun lokal terutama saat musim liburan tiba.


4. Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo merupakan puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh yang terdapat di Kulon Progo Yogyakarta. Tempat ini terkenal dengan pemandangannya yang indah serta adanya beberapa pertapan yang bersejarah. Dari puncak Suroloyo ini anda dapat melihat Candi Borobudur dari atas bukit. Di Puncak Suroloyo di Kulon Progo ini terdapat 3 buat pertapan yaitu Pertapaan Suroloyo, Pertapan Sariloyo dan Pertapan Kaendran. Keberadaan PuncakSuroloyo ini tak lepas dari sebuah kisah yang menyyelimutinya. Kisah ini beraal dari tulisan Ngabehi Yosodipuro dalam kitabnya Cabolek. Dalam kisah ini mengisahkan Mas Rangsang yang merupakan putra mahkota Kerajaan Mataram Islam yang menerima wangsit apabila ingin menguasai Tanah Jawa maka dirinya harus mau menempuh perjalanan dari KEraton Mataram ke arah barat sejauh 40 km. Dalam perjalannya tersebut Raden as Rangsang sampai di Perbukitan Menoreh. Karena kelelahan beliau pingsan di suatu tempat di puncak Bukit Menoreh. Dalam pingsannya Raden Mas Rangsang menerima wangsit lagi agar melakukan tapa atau semedi di tempat ia pingsan tersebut. Tempat pingsan ini berada di Puncak Suralaya yang kemudian dibangun pertapan ini. Sedangkan Raden Mas Rangsang sendiri di kemudian hari menjadi Raja Mataram dan diberi gelar Sultan Agung Hanyokrokusumo. Dalam masa pemerintahannya Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan.

5. Goa Kiskendo

Wisata Goa Kiskendo Kulon Progo menawarkan pemandangan alam yang sangat menawan berupa stalagtit dan stalagmit yang terdapat di dalam goa yang membentuk gugusan yang sangat indah. Goa Kiskendo terdapat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Ada cerita menarik di balik keberadaan Goa Kiskendo ini, dimana menurut mitos yang dipercaya masyarakat, Goa ini merupakan tempat pertempuran antara Maesosuro-Lemusuro melawan Sugriwo-Subali, dimana kisah pertempuran ini diceritakan dalam dinding goa berupa relief.

 
6. Waduk Mini Kleco 
Wisata alam Waduk mini kleco ini berada di di dusun ngesong, desa Giripurwo, Girimulyo, kulonprogo, yogyakarta. Wisata alam ini di resmikan sekitar pertengahan tahun 2014. Wisata alam ini diberi nama waduk mini kleco, kenapa diberi nama waduk mini? Karena ukuran waduk ini memang kecil, tetapi walaupun kecil pemandangan diatas waduk mini sangatlah bagus.

7. Embung Banjaroya Kalibawang
   Wisata alam
Embung Banjaroya Kalibawang ini berupa waduk mini terletak di Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Kulonprogo Yogyakarta. Embung Banjaroya diresmikan sekitar tahun 2014. Dari atas waduk ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dengan background Gunung Merapi dan Merbabu.


8. Air terjun Grojogan Sewu

Grojogan Sewu adalah tempat wisata alam yang berupa air terjun yang ada di kulon progo yogyakarta. Grojogan sewu ini terletak di dusun Beteng, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo tepatnya di kawasan Perbukitan Menoreh. Grojogan Sewu dalam istilah bahasa indonesia adalah air terjun seribu, yang katanya air di air terjun ini tidak pernah kering meskipun waktu musim kemarau. Dari informasi warga warga setempat, tempat wisata alam grojogan sewu ini belum lama terkenal, mulai di publikasikan sekitar 2 tahun yang lalu. Walaupun ketika musim hujan air di grojogan sewu ini tetap jernih, tidak keruh.

9. Wild Animal Rescue Center (WRC)
Wild Animal Rescue Center (WRC) berlokasi di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Jogja. Cukup jauh kalau dari Jogja karena harus melalui kota Wates terlebih dahulu baru ambil ke arah kanan atau kalau dari arah Godean kebarat sampai perempatan Kenteng Nanggulan ambil ke arah selatan ke arah wates, dari Desa Banyuroto Nanggulan ke arah selatan 2km.
Ditempat ini banyak kegiatan yang bisa dilakukan, tidak hanya mengamati aneka satwa yang diselamatkan. Tetapi banyaknya fasilitas yang ada sangat mendukung berbagai kegiatan terutama yang bersifat outbond atau pelatihan kelompok.
Bukan hanya penginapan / hotel, meeting room, green cottage, outbond center yang telah diperbaiki tapi sarana camping ground juga sangat memadai. Di tempat ini juga telah dilengkapi dengan arena pendidikan lingkungan mulai untuk anak-anak hinga dewasa.
Tentunya akan sangat menyenangkan bisa berada di daerah penggunungan Menoreh sambil beraktifitas dan belajar. Kegiatan seperti seminar atau acara pribadi semisal pernikahan atau perayaan ulang tahun bisa dilakukan ditempat ini.
Wisata yang ditawarkan oleh pengelola WRC melalui Menoreh Green Land (MGL) ini sangat unik karena mengedepankan konsep kesadaran konservasi. Hal ini tentu sangat mendukung kelestarian alam untuk keberlangsungan bumi.


10. Air Terjun Sidoharjo

Air Terjun Sidoharjo merupakan salah satu wisata alam di Kulon Progo yang tersembunyi dan belum banyak dikunjungi para wisatawan.  Air terjun Sidoharjo terletak di Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Air Terjun ini memiliki tinggi sekitar 75 m, cukup lumayan bukan ?Adanya bunga-bunga liar yang tumbuh di sekitar air terjun akan menambah keelokan alam Air terjun Sidoharjo ini. Pada saat-saat tertentu anda juga akan dapat menyaksikan adanya kera ekor panjang yang sedang berkunjung di sekitar air terjun.


11. Goa Maria Sendang Sono
Goa Maria Lourdes Sendang Sono merupakan tempat jiarah umat Katholik yang sudah berusia 1 Abad lebih, terletak lebih kurang 35 kilo meter sebelah barat kota Yogyakarta. Lokasinya berada di Desa Wisata Banjaroya, Kalibwang, Kulon Progo, Yogyakarta.
Nama Sendangsono diambil dari istilah “sendang” yang berarti mata air dan “sono”, merupakan nama suatu jenis pohon. Sendangsono berarti mata air di bawah pohon Sono. Pada bulan Mei dan bulan Oktober, tempat ini selalu ramai dipadati oleh peziarah Katholik dari seluruh Indonesia.

Di kompleks Sendangsono ini ada 4 buah rumah panggung yang bisa digunakan untuk beristirahatbagi para pejiarah, terdapat pula 3 buah kapel: Kapel Tritunggal, kapel Maria (terletak di atas gua, dekat kompleks makam), dan kapel 12 Rasul. Setiap bulan Mei, Oktober maupun musim liburan tempat ini selalu dipadati para pejiarah dari berbagai daerah.



12. Kebun Teh Nglingo
Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta juga memiliki kebun teh dengan pemandangan alam yang sangat menawan. Kebun teh di Kulon Progo ini bernama kebun teh Nglinggo. Kebun teh ini terdapat di Dusun Nglinggo Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Pada saat liburan banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini untuk menikmati hamparan perkebunan teh yang berwarna hijau yang indah.


13. Pantai Trisik

Pantai Trisik di Kulon Progo merupakan pantai yang terkenal dengan pemandangan alamnya berupa hamparan pantai yang luas dengan pasirnya berwarna hitam. Pantai Trisik ini dibatasi oleh muara Sungai Progo, salah satu sungai besar yang ada di Yogyakarta. Di Pantai ini terdapat banyak perahu milik nelayan, karena sejak dulu di pantai ini dijadikan sebagai transit perahu nelayan warga setempat. Pada saat-saat tertentu anda dapat menyaksikan secara langsung aktivitas dari para nelayan ini.


14. Pantai Congot

Tempat wisata di Kulon Progo selanjutnya adalah Pantai Congot. Pantai Congot ini letaknya berdampingan dengan Pantai Glagah, sehingga apabila anda sudah sampai di Pantai Glagah alangkah baiknya anda juga sekalian pergi berkunjung ke Pantai Congot ini. Pantai Congot berlokasi di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Salah satu hal yang mencolok dari Pantai Congot adalah di pantai ini merupakan pusat kegiatan para nelayan dari warga setempat. Jadi di pantai ini anda dapat dengan mudah menjumpai nelayan yang sedang membenahi perahu, menjahit jaring, dll. Nuansa perkampungan nelayan ini menjadi daya tarik tersendiri dari Pantai Congot ini.


15. Goa Maria Lawangsih

Gua Maria Lawangsih  terletak kurang lebih 40 kilometer arah barat dari kota Yogyakarta tepatnya di  wilayah Kecamatan Nanggulan kabupaten Kulon Progo. Lokasinya tidak jauh dari lokasi jiarah Gua Maria Jatiningsih dan Goa Maria Lourdes Sendangsono.

Kekhasan Goa Maria Lawangsih yakni merupakan goa alam kedua di Keuskupan Agung Semarang setelah Goa Maria Tritis Wonosari, Gunungkidul. Suasana alam yang masih alami, jauh dari keramaian kota ditambah suara gemericik air, kicauan burung, tiupan angin, udara yang segar membuat tempat ini menjadi salah satu tempat doa yang saat ini cukup favorit bagi para pejiarah.


16. Kedung Pedut
Obyek wisata Kedung Pedut sesuai dengan namanya menyimpan keceriaan di balik balutan kabut. Di tempat ini anda dapat bermain air dan melakukan kegiatan canyoning dan menjadi waterpark alami. 


Tempat wisata Kulon Progo terbaru lainnya:
17. Goa Kidang Kencono
18. Taman Sungai Mudal
19. Gardu Pandang Gunung Gajah
20. Puncak Gunung Kukusan
21. Puncak Widosari Samigaluh
22. Watu Tekek
23. Air Terjun Curug Setawing
24. Curug Kembang Soka
25. Mangrove Pantai Pasir Kadilangu
26. Gunung Ijo
27. Desa Wisata Banjarasri
28. Desa Wisata Tinalah
29. Desa Wisata Banjaroya
30. Tompak View
31. Taman Wana Winulang
32. Kedung Ingas
33. Curug Siluwok
34. Ancol Kalibawang
35. Makam Nyi Ageng Serang
36. Makam Kyai Simbah Krapyak Tsani
37. Makam Romo JB Prennthaler
38. Makam Girigondo
39. Arung Jeram Sungai Progo
40. Wisata Towilfiets Sentolo
41. Goa Sriti
42  Canting Mas Puncak Dipowono
43. Goa Maria Lawangsih Naggulan
44. Bukit Isis
45. Pantai Bugel
46. Alun - alun Wates
47. Monumen MBKD
48. Dolan Deso Boro
49. Permandian Clereng
50. Puncak Kuda Sembrani
51. Goa Kebon
52. Gunung Agung
53. Bukit Pethu
54. Kebun Teh Tritis
55. Bale Agung
56. Curug Kedung Ingas
57. Watu Gembel
58. Puncak Widosari Samigaluh
59. Bukit Tibu Tlogolelo
60. Bukit Cendana Kokap
61.Taman Bambu Air Sermo
62. Rumah Sandi Negara
63. Bale Agung Kulon Progo
64. Bendungan Sapon Kulon Progo
65. Akar Liar Sermo
66. Silahkan tambahkan tempat wisata di lokasi anda

Itulah 65 Daftar Objek Wisata Terkenal di Kulon Progo Yogyakarta yang tentunya sangat menarik untuk dikunjungi dan dapat anda jadikan sebagai destinasi wisata ketika Anda berlibur di Jogjakarta mendatang.

Silahkan anda tambahkan sendiri tempat wisata terbaru di daerah anda melalui via kolom komentar atau kirim via email. Untuk Daftar Ojek Wisata di Kulon Progo selengkapnya silahkan kunjungi situs Wisata Kulon Progo:
 
© Copyright Since 2011 JURUGAN INFO TERBARU 2026 | All Right Reserved | Supported by: MENOREH MEDIA